INFORMASI PUBLIK

DOA BERSAMA SELURUH UMAT LINTAS AGAMA

Komandan Kodim 0603/Lebak, Letkol Arh Syafa Susanto mengajak masyarakat untuk melaksanakan doa bersama pada pukul 17.00 WIB, tanggal 17 Agustus 2017. Doa bersama tersebut dikenal dengan Aksi 171717 dilaksanakan untuk keselamatan dan keutuhan bangsa serta negara Indonesia.

Aksi 171717 tersebut akan dilaksanakan di Masjid Al A’raf Rangkasbitung untuk muslim, Gereja Santa Maria Tak Bernoda untuk nasrani dan Vihara Ananda utk agama budha. Dalam kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama seluruh agama untuk keutuhan bangsa Indonesia.

Hal penting yg perlu diketahui adalah Adanya acara khataman Alquran dilaksanakan pada pukul 17.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB, dilanjut dengan salat Maghrib berjamaah dan ditutup dengan doa bersama.

Selain umat Islam, doa bersama juga dilaksanakan umat beragama lainnya Kristen, Katolik, Budha yang sama-sama mendoakan agar negara kita jangan sampai terpecah belah, bisa saling sayang menyayangi dan menghargai antar sesama warga negara untuk keutuhan bangsa dan negara.

Kita harus menyadari bahwa negara kita penuh dengan keberagaman, dengan keberagaman tersebut jangan sampai kita dipecah belah oleh bangsa lain, dengan keberagaman tersebut harus bisa menjadikan kita menjadi bangsa yg besar dengan Pancasila sebagai Dasar Negara.


Posted By Category: Berita, INFORMASIComments: 0

Ada Apa Di Bulan Agustus-September 2017

Pemerintah berkomitmen kuat dalam mewujudkan eliminasi campak dan mengendalikan penyakit rubella serta kecacatan bawaan akibat rubella (Congenital Rubella Syndrome) di Indonesia pada tahun 2020. Strategi yang ditempuh adalah pemberian imunisasi Measless Rubella (MR) untuk anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun.

“Strategi tersebut bertujuan mengendalikan kedua penyakit itu (campak dan rubella) yang kemudian diikuti peralihan pemakaian vaksin campak menjadi vaksin MR ke dalam program imunisasi,” kata Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Nila F. Moeloek, Selasa (1/8).

Hidup sehat adalah hak setiap anak. Untuk itu, Menkes meminta agar setiap anak mendapatkan imunisasi MR. “Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan. Kita ingin mewujudkan anak Indonesia yang sehat dan berkualitas di kemudian hari,” ujar Menkes.

Deputi CEO GAVI Anuradha Gupta mengatakan campak adalah salah satu penyakit paling menular pada manusia dan menelan satu korban jiwa setiap empat menit, kebanyakan anak-anak. Sama bahayanya dengan rubella yang menjadi ancaman serius dan jika tertular di masa awal kehamilan dapat mengakibatkan cacat bawaan saat lahir pada otak, jantung, mata dan telinga. Namun hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan imunisasi MR. “Dengan kurang dari satu dolar per dosis imunisasi tersebut, penyakit-penyakit ini bisa dicegah dengan aman dan efektif,” kata Gupta. Pada imunisasi MR kali ini, GAVI mendukung Pemerintah Indonesia dengan memberikan kontribusi 50% dari keseluruhan biaya vaksin.

Pemberian imunisasi MR akan dilaksanakan dalam dua fase, yakni pada Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah di Pulau Jawa, dan pada Agustus hingga September 2018 di seluruh provinsi di luar Pulau Jawa. “Pemberian imunisasi MR ditargetkan mencapai cakupan minimal 95%. Target itu dimaksudkan agar eliminasi campak dan pengendalian rubella dapat terwujud pada 2020,” tambah Menkes.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan melakukan pencanangan nasional kampanye dan introduksi imunisasi campak dan rubella di Madrasah Tsanawiah 10 Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pencanangan akan dilanjutkan dengan peninjauan pelaksanaan pelayanan imunisasi di sekolah. Kebehasilan kampanye ini sangat ditentukan oleh dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat.

Tahun ini, rencananya sejumlah 6 provinsi, 119 kabupaten/kota dan 3.579 Puskesmas akan melaksanakan kampanye dengan total sasaran anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun. Sebanyak 34.964.384 anak akan diberi imunisasi MR. WHO mendukung Kementerian Kesehatan mempersiapkan kegiatan imunisasi terutama di daerah berisiko tinggi dan pada populasi rentan. Sekitar 30 staf tambahan dikerahkan ke 5 provinsi, bekerja dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan setempat untuk memastikan mutu pelaksanaan imunisasi.

Kepala Perwakilan WHO untuk Indonesia Dr. Jihane Tawilah, mengatakan investasi untuk memerangi campak dan rubella merupakan pendorong kuat bagi peningkatan kesehatan Ibu dan Anak. “Eliminasi campak juga akan menyumbang pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), target 3.2, yang di antaranya bertujuan agar di tahun 2030 tak ada lagi kematian bayi dan Balita yang sebenarnya dapat dicegah,” katanya. Selain itu, United Nations Children’s Fund (UNICEF) berkomitmen penuh untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam kampanye imunisasi yang sangat penting ini. Wabah campak dan cacat bawaan saat lahir akibat rubella dapat dicegah.

“Dari pengalaman kami di seluruh dunia, kombinasi vaksin campak rubella aman, efektif dan bermanfaat. Saat orang tua melindungi anak-anaknya dari berbagai penyakit berbahaya dengan imunisasi, maka mereka juga telah melindungi anak-anak lain di sekitarnya dan melindungi masa depan Indonesia,“ ujar Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia Gunilla Olsson

Terkait penolakan imunisasi MR karena disangka haram, dijelaskan dalam MUI No. 4 Tahun 2016 bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Imunisasi bisa menjadi wajib ketika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa.

sumber : kominfo.go.id

**Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo


Posted By Category: Berita, INFORMASIComments: 0

Ketua KI Banten HJ. Rohimah memberikan paparan dalam acara Peningkatan Kapasitas Anggota KTP.

Ketua KI Banten HJ. Rohimah memberikan paparan tentang media upaya Penyelesaian sengketa informasi kepada Anggota Komisioner Komisi Transparansi dan Partisipas Kabupaten Lebak dalam acara Peningkatan Kapasitas Anggota KTP.(23/05). menurut beliau di katakan Alasan terjadinya sengketa informasi publik d sebabkan karena beberala faktor antara lain 1. Penolakan atas permohonan indoemai publik 2. Tidak d sediakan informai berkala 3. Tidak ada atnggapan atas permohonan informasi. Penyelesain sengketa dengan 1. Permohonan penyelesaian sengekta 2. pencatatan 3. Penetapan.


KemKomInfo Himbauan Agar Segera Melakukan Tindakan Pencegahan Terhadap Ancaman Malware Khususnya Ransomware Jenis WannaCRY

SIARAN PERS KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
NO. 55/HM/KOMINFO/05/2017
Tentang
Himbauan Agar Segera Melakukan Tindakan Pencegahan Terhadap Ancaman Malware Khususnya Ransomware Jenis WannaCRY

Seperti yang diberitakan di beberapa media baik di dalam ataupun luar negeri, telah terjadi fenomena serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menyampaikan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting), maka serangan ini bisa dikategorikan teroris siber.

Di Indonesia, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kominfo, serangan ditujukan ke Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.  Dengan adanya serangan siber ini kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati hatian dalam berinteraksi di dunia siber.

Semmy menjelaskan serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden.

Infeksi dan Penyebaran :

Wannacry menginfeksi sebuah computer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke computer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry. Setiap komputer windows yang sudah terinfeksi akan mendapatkan tampilan seperti gambar page di atas.

Dari tampilan diketahui bahwa Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dgn 300 dollar amerika. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Tindakan Pencegahan sebelum infeksi :

Lakukan beberapa langkah berikut untuk tindakan pencegahan dari terinfeksi malware ransomare jenis wannacry,

  1. Cabut Kabel LAN/Wifi
  2. Lakukan Backup Data
  3. Update Anti-Virus
  4. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
  5. Jangan mengaktifkan fungsi macros
  6. Non aktifkan fungsi SMB v1
  7. Block 139/445 & 3389 Ports
  8. Ulangi, selalu backup file file penting di komputer anda dan di simpan backupnya ditempat lain

Tindakan Setelah Infeksi :

Saat ini belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file file yang sudah terinfeksi wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable.

Sebagai tambahan yang sangat penting, ID-SIRTII menghimbau agar pada hari Senin besok dan kantor akan buka, mohon diwaspadai ancaman ini dan melakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Agar PC-PC dan bentuk Komputer Personal dan Jaringan lainnya jangan terhubung ke LAN dan Internet dulu,
  • Terlebih dahulu lakukan backup data penting,
  • Pastikan software anti virus sudah update serta security patch yang disarankan oleh microsoft dilakukan terlebih dahulu.

Untuk konsultasi secara online bisa diakses ke : https://www.nomoreransom.org . Juga, apabila diperlukan informasi dan saran teknis, dapat diemail : incident@idsirtii.or.id .

Kontak Person apabila diperlukan,

Direktur Keamanan Informasi : Aidil Cenderamata 0817758377
Wakil Ketua ID-SIRTII : Salahuddin (Didin) 0816945022

Jakarta, 13 Mei 2017

BIRO HUMAS, KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
sumber : kominfo.go.id

Workshop Kerjasama media : Menyongsong Bonus Demografi Indonesia 2020-2030

Wakil Bupati Kabupaten Lebak H. Ade Sumardi didampingi Asisten Daerah III Dedi Lukman Indepur dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Eka Prasetiawan

Wakil Bupati Kabupaten Lebak H. Ade Sumardi didampingi Asisten Daerah III Dedi Lukman Indepur dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Eka Prasetiawan

Wakil Bupati Kabupaten Lebak H. Ade Sumardi didampingi Asisten Daerah III Dedi Lukman Indepur dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Eka Prasetiawan Membuka acara Workshop Kerjasama Media dengan mengusung tema Sikap Kritis dan Konstruktif Menyongsong Bonus Demografi Indonesia 2020-2030 di Ruang Rapat Terbatas Setda Lebak, Rangkasbitung Banten, Selasa (28/2/2017)

Wakil Bupati menjelaskan terkait bonus demografi yang akan dihadapi Bangsa Indonesia di Tahun 2020-2030. Masyarakat perlu mempersiapkan diri menyogsong kedatangan bonus demografi dengan sumber daya manusia yang siap pakai dan pemanfaatan sumber daya alam yang berlimpah di indonesia dengan sebaik mungkin agar bermanfaat bagi masyarakat.

Wakil Bupati mengatakan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah penting diperlukan dalam menghadapi bonus demografi dengan mempersiapakan mutu pendidikan dengan program wajib sekolah 9 tahun dan peningkatan moral masyarakat indonesia, Lebak pada khususnya.

Dijelaskan juga peran media sangat penting dalam percepatan pembangunan di suatu daerah karena media adalah corong informasi yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Tidak semua negara mendapatkan bonus demografi, untuk itu kita patut beryukur indonesia akan menyongsong mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020-2030. Sekalipun ada beberapa negara yang mendapatkan bonus demografi berkali-kali, memerlukan rentang waktu yang panjang, dan media merupakan corong informasi masyarkat dan media memiliki peran dalam pembangunan suatu bangsa”. Ungkapnya.

Ketua PWI Kabupaten Lebak H. Ahya yang turut hadir dalam workshop ini berharap para wartawan mengetahui pengetahuan terkait dunia jurnalistik sehingga etika penulisan suatu berita dapat memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik.

“Sekarang media berita khususnya media online sangat banyak, siapa saja dapat menjadi wartawan tetapi mereka belum tentu mengetahui keilmuan terkait jurnalistik. Untuk itu Kedepan semua wartawan harus memiliki sertifikasi Kompetensi dengan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) ” ungkapnya saat diwawancara sesaat workshop kerjasama media dimulai.

Deden Kurniawan salah satu peserta workdshop mengatakan mendukung adanya acara seperti ini, sehingga para pihak media dan pemerintah dapat bersinergi sehingga setiap informasi dapat terekspos.

“Bagus.., saya mendukung acara workshop ini.” Ungkapnya.

Eka prasetiawan Kepala Bagian Humas dan Protokol menanggapi tema workshop menyongsong bonus demografi, agar masyarakat menyiapkan diri dengan baik khususnya dari sektor tingkat pendidikan.

“Generasi emas yang kita dapatkan ketika bonus demografi belum tentu bisa terulang kembali, untuk itu dimasa-masa penddidikan sangat penting dan harus di manfaatkan dengan baik”. Pungkasnya.

Bonus demografi merupakan suatu fenomena dimana struktur penduduk sangat menguntungkan masyarakat dari sisi pembangunan karena usia produktif lebih banyak dari pada usia non produktif itu artinya beban ketergantungan akan berkurang dengan perbandingan 64 persen penduduk usia produktif menanggung hanya 34 persen penduduk usia non produktif.


Posted By Category: Berita, LAINNYAComments: 0Post Date: March 28, 2017

Sosialisasi Pengelolaan DAK bidang KB dan Fasilitasi pengalihan P2D PKB/PLKB

bkkbn

Dalam rangka penguatan pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan Keluarga (KKBPK) di kabupaten kota di provinsi Banten,  khususnya mengenai pengelolaan DAK dan pengalihan P2D PKB/PLKB diKabupaten/Kota,  Perwakilan BKKBN
Provinsi Banten menggelar acara Sosialisasi Pengelolaan DAK bidang KB dan Fasilitasi pengalihan P2D PKB/PLKB  di Hotel Wisata Baru (23/03).

Hadir dalam Kegiatan tersebut  pejabat Administrator dan pejabat Pengawas di lingkungan perwakilan BKKBN provinsi Banten dan OPD KB Kab/Kota se provinsi Banten, dan pengelola DAK di OPD KB Kab/Kota.  Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah  tersampaikannya informasi terbaru mengenai pengeloaan DAK sub bidang KB dan proses pengalihan P2D PKB/PLKB.

Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Banten, Busmar mengatakan dengan adanya UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah akan memperkuat program Kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan (KKBPK) di Kabupaten/Kota. Tahun 2017 ini Dinas KB di tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi telah dibentuk dan diharapkan Dinas-dinas tersebut dapat bersinergi dengan perwakilan BKKBN provinsi Banten dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas di provinsi Banten melalui program KKBPK.

Beliau juga menambahkan dalam mencapai tercapainya keberhasilan program BKKBN mempunyai Visi menjadi lembaga yang handal dan terpercaya dalam mewujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang dan Misi Mengarus-utamakan pembangunan berwawasan Kependudukan, Menyelenggarakan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Memfasilitasi Pembangunan Keluarga, Mengembangkan jejaring kemitraan dalam pengelolaan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga,Membangun dan menerapkan budaya kerja organisasi secara konsisten.

Lebih Lanjut Busmar menambahkan DAK sejak tahun 2016 tidak hanya dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana fisik tapi juga Bantuan Operasioanal Keluraga Berencana( BOKB), yakni  dukungan dana untuk kegiatan-kegiatan khusus untuk penguatan penggerakan dan menjamin ketersediaan kontrasepsi di fasilitas kesehatan dan pelayanan KB.

Busmar juga mengatakan pengalihan P2D PKB/PLKB merupakan peluang besar  untuk mengembalikan kejayaan program KB dan PKB/PLKB.


Posted By Category: Berita, LAINNYAComments: 0Post Date: March 27, 2017

Wabup : Berlomba Membangun Masjid Itu Baik, Memakmurkannya Lebih Baik

Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi saat berpidato di Masjid Al’Araf dalam rangka Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Agung Al’Araf Rangkasbitung (12/3/2017)

Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi saat berpidato di Masjid Al’Araf dalam rangka Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Agung Al’Araf Rangkasbitung (12/3/2017)

Ribuan orang mengikuti Solat subuh berjamaah yang kembali digelar Dewan Kesejahteraan Mesjid (DKM) Al Araf Rangkasbitung (12/3/2017).

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Kaporles, Dandim 0603 beserta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OKP)turut hadir dalam gerakan yang dilaksanakan pada minggu kedua setiap bulannya ini.

Seusai solat subuh Ade Sumardi memberikan motivasi khususnya kepada pemuda sebagai generasi penerus umat agar berlomba-lomba memakmurkan mesjid dengan menetapinya untuk melaksanakan ibadah seperti shalat, berdzikir dan mempelajari ilmu agama, juga termasuk membangun masjid, menjaga dan memeliharanya.

“Berlomba-lomba membangun mesjid itu baik, tetapi berlomba-lomba memakmurkan mesjid itu lebih baik.” Ungkapnya

Selain itu Wakil Bupati Lebak menyampaikan bahwa solat subuh berjamaah sebagai silaturahmi antara ulama, umaro dan umat muslim pada umumnya.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan lintas Organisasi Kepemudaan Islam se-kabupaten Lebak kali ini, dihadiri oleh warga dari luar daerah seperti bekasi, jakarta, tangerang, Bogor yang mengikuti rangkaian acara sejak Qiyamul Lail sampai kajian subuh.


Posted By Category: Berita, LAINNYAComments: 0Post Date: March 12, 2017

Rapat Persiapan MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten 2017

Suasana rapat koordinasi persiapan kafilah Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Banten, Jumat (10/03/2017)

Suasana rapat koordinasi persiapan kafilah Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Banten, Jumat (10/03/2017)

Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada LPTQ Kabupaten Lebak, para dewan pembina, wabil khusus kepada qori/qori’ah dan seluruh peserta, mengadakan pembinaan, guna mengikuti MTQ XIV Tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan di Cinangka-Anyer Kabupaten Serang, 17-21 april 2017. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi pada rapat koordinasi persiapan kafilah Kabupaten Lebak, di Aula Multatuli Setda Lebak, Banten, Jumat (10/03/2017).

Menurutnya, urgensi pelaksanaan MTQ mendatang sesungguhnya dapat dilihat pada dua faktor, yaitu faktor intern dan ekstern, pada faktor intern, MTQ merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan mutu bacaan alquran bagi umat islam dan mentadabburinya, membawa umat ke arah pelaksanaan tugas dan tanggung jawab seorang muslim terhadap alquran. Tangung jawab itu adalah, mengenal al-qur’an, menghormatinya, membacanya, menghafalnya, menghayati kandungannya, mengamalkan dan mendakwahkannya, mendekatkan umat dengan alquran, termasuk memperkenalkan ilmu-ilmu alquran kepada masyarakat.

Sedangkan faktor ekstern, menurut Wabup, melalui MTQ ini, kita berupaya untuk memenuhi keperluan dan ketersediaan para qori-qori’ah dan seluruh peserta MTQ utusan Kabupaten Lebak, untuk ikut berkompetisi dalam seluruh cabang yang dilombakan, pada MTQ jenjang provinsi dan seterusnya.

“Dengan semangat yang kita bangun bersama, melalui semangat gerakan maghrib mengaji, pendidikan pondok pesantren, dan semangat MTQ XIV Provinsi Banten, kekurangan terhadap bidang-bidang dan cabang musabaqoh yang saat ini masih kita rasakan, akan terus kita kembangkan” Ujarnya.

Ade terus mendorong agar para qori/qori’ah, para offisial, para pembina dan pengurus LPTQ Kabupaten Lebak, untuk senantiasa bersatu, berusaha dan terus berjuang untuk membawa nama harum Kabupaten Lebak, sekaligus wujud pembuktian sebagai kota seribu madrasah, mampu menampilkan yang terbaik, pada momen ini.

Oleh karena itu Ade meminta kepada para pengurus LPTQ Kabupaten dan Kecamatan untuk melakukan pemetaan potensi-potensi yang dapat dikembangkan, dalam rangka membangun semangat membaca dan memahami kandungan al-qur’an sebagai pedoman bagi kita semua.

“Prestasi yang kita inginkan, saya akui bukanlah sesuatu yang mudah dan dapat diraih dengan mudah, akan tetapi perlu perjuangan, perlu pengorbanan dan bahkan semangat kedaerahan dalam membela dan membawa panji kebesaran bendera kabupaten Lebak. sungguh, sebuah ikhtiar yang sangat berat, namun harus kita tempuh” Kata Ade.

Ade berharap, kedepannya setiap kecamatan dapat terbentuk majelis tilawah, tahfidz, khat, dan seluruh cabang yang disuguhkan dalam musabaqoh, sebagai wujud pengembangan dan peningkatan dari program gerakan maghrib mengaji dan pendidikan pondok pesantren yang saat dilakukan.

Ketua panitia penyelenggara sekaligus Asisten Administrasi Kesra dan Humas Setda Lebak, Dedi Lukman Indepur mengatakan bahwa jumlah qori/qori’ah utusan Kabupaten Lebak yang akan mengikuti MTQ XIV tingkat Provinsi Banten sebanyak 58 orang dan akan mengikuti seluruh cabang yang dilombakan/ dimusabaqohkan.

“Pada MTQ XIII tahun 2016 Kabupaten Lebak meraih juara 4, untuk tahun ini, meskipun dengan berbagai keterbatasan, saya optimis Kabupaten Lebak bisa meraih juara 2.” Pungkasnya.


Posted By Category: Berita, LAINNYAComments: 0Post Date: March 10, 2017