Bupati Lebak : Pendukung Paslon Pilgub Harus Saling Menghargai

Bupati Lebak : Pendukung Paslon Pilgub Harus Saling Menghargai

LEBAK,- Selaku pemilih pada Pemilihan Gubernur Banten yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang, warga lebak diharapkan menjunjung tinggi kerukunan dan kedamaian. Hal itu disampaikan Bupati Lebak, Hj Iti Octavia Jayabaya ketika membuka kegiatan Gebyar Semarak Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Minggu (29/10/2017).

Dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor KPUD Lebak ini, Bupati menghimbau agar masyarakat Lebak selalu menjadi bagian dari pemilu yang berkualitas melalui penggunaan hak pilih yang baik dan tepat.

“Saya berharap dalam pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten tahun ini, semua pihak saling menghargai dan menghormati antar sesama pendukung masing-masing pasangan calon, agar Kabupaten Lebak tetap kondusif dan harmonis” Ujar Bupati.

Bupati juga mengatakan bahwa tantangan untuk menjaga kerukunan menjadi tidak ringan, mengingat hanya terdapat 2 pasangan calon, namun menurutnya, justru 2 pasangan calon ini akan berhadapan secara head to head secara langsung, sehingga konsentrasi masa pendukung hanya terbagi 2.

Berdasarkan pengamatan selama ini, di kabupaten lebak terdapat perilaku pemilih yang beranekaragam, dengan latar belakang budaya, pendidikan, ekonomi, strata sosial yang berbeda-beda, artinya ada banyak motif dalam penggunaan hak pilih, termasuk politik uang.

“Pada kesempatan ini saya ingatkan, agar kita selalu mewaspadai kecurangan-kecurangan dalam pilgub ini, termasuk black campign harus kita hindari, karena kita ingin pemimpin yang dapat membawa Provinsi Banten kearah yang lebih baik.” Pungkasnya.

Sementara Ketua KPUD Lebak Ahmad Saparudin, mengatakan kesiapan jajarannya dalam penyelenggaraan Pilgub 16 Hari Kedepan. Kata Saparudin, untuk logistic sudah mencapai 80-90%, sementara untuk pelipatan surat suara sudah selesai dilaksanakan, dan dari hasil sortir surat suara terdapat kekurangan sebanyak 21 ribu lebih, menurutnya hal itu disebabkan oleh adanya surat suara yang cacat dan rusak, namun Saparudin mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan hal tersebut kepada KPUD Provinsi Banten.

Di Kabupaten Lebak terdapat 1.817 Tempat Pemungutan Suara yang tesebar 340 Desa dan 5 Kelurahan, Saparudin berharap adanya peningkatan partisipasi pemilih pada pilgub tahun ini.

Selengkapnya

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *